BPBD Barito Utara Evakuasi Pasien dan Tenaga Medis Pasca Insiden Ambulans Terguling di Lintas Murung

Potret kalteng 15 Apr 2026, 13:03:23 WIB Barito Utara
BPBD Barito Utara Evakuasi Pasien dan Tenaga Medis Pasca Insiden Ambulans Terguling di Lintas Murung

Keterangan Gambar : Foto Tim BPBD Evakuasi





Baca Lainnya :

MUARA TEWEH, POTRETKALTENG.COM – Sebuah insiden kecelakaan tunggal menimpa ambulans milik UPT Puskesmas Butong, Kabupaten Barito Utara, di ruas jalan KM 68 wilayah Puruk Cahu, Rabu (15/4/2026) dini hari. Kendaraan dengan nomor polisi KH 9144 EW tersebut sedang menjalankan misi darurat merujuk seorang pasien ibu pasca melahirkan yang mengalami pendarahan serius. Namun, di tengah perjalanan menuju rumah sakit, ambulans terperosok dan terguling di area jurang dangkal pinggir jalan lintas Murung Raya.


Kronologi kejadian bermula saat pasien mengalami komplikasi pendarahan pasca-persalinan pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIB. Tim medis awalnya berencana merujuk pasien ke RS Muara Teweh, namun rute dialihkan ke RSUD Puruk Cahu karena ketiadaan dokter spesialis yang sedang bertugas di tujuan awal. Nahas, sekitar pukul 04.00 WIB, ambulans yang membawa pasien beserta dua orang bidan tersebut mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan parah pada armada.


Beruntung, proses evakuasi awal dilakukan dengan cepat oleh sopir lain yang melintas di jalur tersebut sebelum bantuan dari BPBD Barito Utara tiba di lokasi. Seluruh penumpang dalam ambulans dinyatakan selamat, meskipun dua tenaga medis berinisial R dan A mengalami luka ringan di bagian dagu. "Saat ini pasien sudah berada dalam penanganan medis intensif di RSUD Puruk Cahu dan kondisinya terus dipantau oleh tim dokter," ujar Kepala Puskesmas Butong, Apriadi, S.Kep., Ners., saat dikonfirmasi awak media.


Pihak manajemen Puskesmas Butong telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Barito Utara untuk langkah penanganan lebih lanjut terhadap sopir, tim medis, serta pengurusan unit ambulans yang rusak. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi otoritas terkait mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi layanan rujukan medis di wilayah Kalimantan Tengah. Evaluasi terhadap kesiapan armada dan kondisi infrastruktur jalan di area tersebut dinilai mendesak untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.


Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD masih berupaya melakukan proses evakuasi fisik terhadap badan ambulans dengan mempertimbangkan medan yang cukup sulit. Keberhasilan penyelamatan nyawa pasien dan kru medis dalam insiden ini diapresiasi sebagai hasil koordinasi yang cepat antarinstansi. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat melintasi jalur Lintas Murung Raya, terutama pada jam-jam rawan saat menjalankan misi kemanusiaan atau kedaruratan medis.


ZR







+ Indexs Berita

Berita Utama

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment