- Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
- Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
- Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
- Panduan Memilih Maklon Parfum yang Mendukung Legalitas BPOM
- SMSI Kalimantan Tengah - Disdik Kalteng, Siap Kawal Kemajuan Pendidikan
- SMSI Kalteng dan KPP Pratama Palangka Raya Perkuat Sinergi, Dorong Literasi Pajak dan Pemetaan Poten
- Menko Polkam RI Kunjungi Kapuas, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Hadapi Isu Strategis
- Hadapi Ancaman Karhutla, Gubernur Agustiar Dorong Penanganan Terpadu Bersama BNPB
- Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
- Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Dinkes Gelar Pelatihan Komunikasi untuk Nakes di Puskesmas guna Meningkatkan Pelayanan kesehatan

Keterangan Gambar : Kabid Kesmas Fery Iriawan saat menyampaikan sambutan Kadis Kesehatan
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG,COM– Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Dinkes Prov. Kalteng) menyelenggarakan Pelatihan Komunikasi Puskesmas Pelayanan Prima bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten/Kota. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ini dilaksanakan pada Senin (2/12/2024) di Hotel Neo Palangka Raya. Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fery Iriawan, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan.
Baca Lainnya :
- BSIP Kalteng Dan Gempita Kalteng Panen Raya di Food Estate Gunung Emas0
- Anggota DPR RI, Muhammad Syauqie dukung Konektivitas Transportasi di Kalimantan Tengah0
- Nekat Bawa 1 Ons Sabu, 2 Orang Diamankan Ditresnarkoba Polda Kalteng di Jalan0
- Kepala BKD Provinsi Kalteng Pimpin Rapat Finalisasi Daftar Penyelenggara Negara Wajib Lapor LHKPN0
- Peningkatan Peran Pusdalops PB dalam Pengendalian Karhutla, BPBPK Provinsi Kalteng Gelar Bimtek Posk0
Dalam sambutannya, Fery Iriawan menyampaikan pentingnya akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi setiap individu. Ia menekankan bahwa pemerintah bertanggung jawab menyediakan informasi, edukasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memberdayakan masyarakat agar dapat berperan aktif dalam upaya peningkatan kesehatan.
Lebih lanjut, Fery menyatakan bahwa untuk menjamin pelayanan kesehatan yang komprehensif, pengelolaan puskesmas yang baik dan tenaga kesehatan yang profesional dalam berkomunikasi sangatlah penting. Komunikasi yang efektif antara tenaga kesehatan dengan pasien atau keluarga pasien, serta antar sesama mitra di puskesmas, merupakan kunci dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas.
“Seringkali, ketidakpuasan pasien disebabkan oleh kurangnya kemampuan berkomunikasi yang memadai dari tenaga kesehatan. Puskesmas diharapkan dapat memberikan pelayanan yang memuaskan, di mana pelayanan prima berarti memberikan perhatian terbaik kepada pasien untuk memenuhi kebutuhan mereka dan memastikan kepuasan mereka,” ujar Fery.
Menurutnya, kepuasan pasien menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan. Ketika pasien merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan, mereka cenderung tidak akan kembali. Beberapa keluhan umum yang sering diajukan oleh pasien mencakup masalah kebersihan dan lamanya waktu tunggu untuk menerima perawatan, yang sering menjadi kendala dalam memanfaatkan layanan medis.
Fery juga menegaskan bahwa menurut Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2016), tingkat kepuasan pasien yang mencapai lebih dari 95% merupakan standar pelayanan minimal. Apabila tingkat kepuasan kurang dari 95%, maka pelayanan tersebut dianggap tidak memenuhi syarat, baik dari segi kualitas kinerja maupun kesiapan fasilitas.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan dapat meningkatkan kepercayaan serta kepuasan pasien. Dengan meningkatkan keterampilan komunikasi, diharapkan para tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan memenuhi harapan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Dinkes Prov. Kalteng berharap dapat terus memperbaiki kualitas pelayanan di puskesmas, dengan fokus pada komunikasi yang lebih efektif, serta meningkatkan kepuasan pasien sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
Kuasa Hukum Desak Rektor UPR Pulihkan Jabatan Tiga Pejabat FEB Usai Menang di Pengadilan
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kuasa hukum tiga pejabat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) mendesak Rektor UPR segera memulihkan . . .
-
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
Pemprov Kalteng Apresiasi Siloam Clinical Symposium 2026, Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kese
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi penyelenggaraan Siloam Clinical Symposium 2026 yang digelar Siloam Hospital . . .
-
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap Buka Posko Pengaduan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengaku mengalami kerugian akibat pemadaman . . .
-
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
Warga Tumbang Danau Usulkan Air Bersih Pustu dan Jalan Lingkungan
KUALA KURUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Iceu Purnamasari melaksanakan reses perorangan di Desa Tumbang Danau, Kecamatan . . .
-
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
Sapma Pemuda Pancasila Kalteng Sabet Juara 1 Kuda Tuli Cup 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM— Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil keluar sebagai juara pertama dalam . . .

















