- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
- Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
- Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
- Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
- Peringati Hari Jadi ke-220, Pemkab Kapuas Siapkan Rangkaian Acara Budaya dan Religi
- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
Dinkes Gelar Pelatihan Komunikasi untuk Nakes di Puskesmas guna Meningkatkan Pelayanan kesehatan

Keterangan Gambar : Kabid Kesmas Fery Iriawan saat menyampaikan sambutan Kadis Kesehatan
PALANGKARAYA,
POTRETKALTENG,COM– Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah (Dinkes Prov. Kalteng) menyelenggarakan Pelatihan Komunikasi Puskesmas Pelayanan Prima bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kabupaten/Kota. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ini dilaksanakan pada Senin (2/12/2024) di Hotel Neo Palangka Raya. Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fery Iriawan, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan.
Baca Lainnya :
- BSIP Kalteng Dan Gempita Kalteng Panen Raya di Food Estate Gunung Emas0
- Anggota DPR RI, Muhammad Syauqie dukung Konektivitas Transportasi di Kalimantan Tengah0
- Nekat Bawa 1 Ons Sabu, 2 Orang Diamankan Ditresnarkoba Polda Kalteng di Jalan0
- Kepala BKD Provinsi Kalteng Pimpin Rapat Finalisasi Daftar Penyelenggara Negara Wajib Lapor LHKPN0
- Peningkatan Peran Pusdalops PB dalam Pengendalian Karhutla, BPBPK Provinsi Kalteng Gelar Bimtek Posk0
Dalam sambutannya, Fery Iriawan menyampaikan pentingnya akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi setiap individu. Ia menekankan bahwa pemerintah bertanggung jawab menyediakan informasi, edukasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memberdayakan masyarakat agar dapat berperan aktif dalam upaya peningkatan kesehatan.
Lebih lanjut, Fery menyatakan bahwa untuk menjamin pelayanan kesehatan yang komprehensif, pengelolaan puskesmas yang baik dan tenaga kesehatan yang profesional dalam berkomunikasi sangatlah penting. Komunikasi yang efektif antara tenaga kesehatan dengan pasien atau keluarga pasien, serta antar sesama mitra di puskesmas, merupakan kunci dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas.
“Seringkali, ketidakpuasan pasien disebabkan oleh kurangnya kemampuan berkomunikasi yang memadai dari tenaga kesehatan. Puskesmas diharapkan dapat memberikan pelayanan yang memuaskan, di mana pelayanan prima berarti memberikan perhatian terbaik kepada pasien untuk memenuhi kebutuhan mereka dan memastikan kepuasan mereka,” ujar Fery.
Menurutnya, kepuasan pasien menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan. Ketika pasien merasa tidak puas dengan layanan yang diberikan, mereka cenderung tidak akan kembali. Beberapa keluhan umum yang sering diajukan oleh pasien mencakup masalah kebersihan dan lamanya waktu tunggu untuk menerima perawatan, yang sering menjadi kendala dalam memanfaatkan layanan medis.
Fery juga menegaskan bahwa menurut Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2016), tingkat kepuasan pasien yang mencapai lebih dari 95% merupakan standar pelayanan minimal. Apabila tingkat kepuasan kurang dari 95%, maka pelayanan tersebut dianggap tidak memenuhi syarat, baik dari segi kualitas kinerja maupun kesiapan fasilitas.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan dapat meningkatkan kepercayaan serta kepuasan pasien. Dengan meningkatkan keterampilan komunikasi, diharapkan para tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan memenuhi harapan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Dinkes Prov. Kalteng berharap dapat terus memperbaiki kualitas pelayanan di puskesmas, dengan fokus pada komunikasi yang lebih efektif, serta meningkatkan kepuasan pasien sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kalimantan Tengah.(yin)
mmc kalteng
Berita Utama
-
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
Puntun Disasar, GDAN-BNN Siapkan Posko Pemulihan: Perang Terbuka Lawan Narkoba
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Kawasan Puntun kembali jadi sorotan. Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya dan . . .
-
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
Halalbihalal Jadi Ajang Konsolidasi, PKS Kalteng Siap Hadapi Agenda Politik
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang . . .
-
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
Edy Pratowo Dorong Sinergi Politik Demi Pembangunan Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman saat . . .
-
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
Bupati Kapuas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran, sekaligus Tinjau Rencana Pembangunan Bundaran
KAPUAS, POTRETKALTENG.COM- Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, didampingi Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, melakukan kunjungan kerja ke Desa Lawang Kamah, Kecamatan . . .
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .

















