- Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
- Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
- Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
- RSUD Kapuas Matangkan Akreditasi, Tim Internal Siap Hadapi Monitoring dan Evaluasi
- Sekda Kapuas Pimpin Pembahasan Penyesuaian Tarif Retribusi RPU, Fokus Tingkatkan Pelayanan
- Buka Rakerda APDESI, Agustiar Tegaskan Efisiensi Anggaran
- Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Lintas Sektor melalui Kelurahan Siaga TBC
- Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
- Korupsi BGN Memanas, Eks Wakil Kepala BGN Seret Anggota DPR hingga Eks Jenderal dalam Kasus MBG
- Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
Maria, Perempuan Dayak Yang Sukses Jalankan Bisnis Wadi Khas Kalimantan Dengan Omset 2 Digit Perbula

Keterangan Gambar : Foto maria
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Maria, perempuan muda asal Kalimantan Tengah, membuktikan bahwa ketekunan dan kecintaan terhadap budaya lokal dapat menjadi kunci kesuksesan. Di usia 29 tahun, ia berhasil mengembangkan usaha kuliner tradisional *wadi*, makanan fermentasi khas Dayak, yang kini sudah terkenal di berbagai daerah, bahkan hingga Papua.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalteng Respon Cepat Isu Temuan Beras Oplosan0
- DPRD Harapkan Masyarakat Berperan Lestarikan Cerita Rakyat0
- SEMMI Kalteng Gelar Aksi Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Papan Tulis Interaktif ke KPK dan Kejati0
- Dewan Kota Palangka Raya dan Akademisi Kritik Sampah dan UMKM Car Free Night0
- Polres Gunung Mas Tangkap 16 Tersangka Narkoba, Selamatkan 1.100 Jiwa dalam Tujuh Bulan0
Dari Rumah ke Pasar Nasional
Maria, yang berasal dari Desa Parit, Kotawaringin Timur, memulai bisnis *wadi* pada 1 September 2019. Ia belajar sendiri cara pembuatan *wadi*, yang terbuat dari ikan fermentasi dengan pengawetan alami. Awalnya, ia hanya menjualnya ke tetangga dan kerabat, tetapi berkat kualitas dan konsistensinya, permintaan pun terus meningkat.
"Saya sudah berjualan selama 6 tahun. Walaupun ada pasang surut, saya tetap optimis karena wadi ini adalah makanan khas daerah yang banyak diminati," ujar Maria.
Kini, bisnis wadi Maria menghasilkan omzet mencapai Rp 19,2 juta per bulan. Tidak hanya di Kalimantan, *wadi* buatan Maria sudah dijual hingga ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Papua.
Inovasi Rasa dan Kemasan
Salah satu keunggulan wadi Maria adalah inovasi dalam rasa. "Dulu, wadi itu sangat asin. Tapi, saya membuat versi modern dengan rasa yang lebih seimbang: asin dan asam, dan bisa langsung digoreng untuk menghasilkan rasa yang kriuk," jelas Maria.
Selain rasa, Maria juga memperhatikan kualitas kemasan yang menarik dan mudah dibawa, menjadikannya pilihan praktis untuk konsumen yang mencari lauk tahan lama namun tetap lezat. Ia menawarkan dua varian rasa: original dan pedas, dengan harga mulai dari Rp 80.000, tergantung jenis ikan yang dipilih.
Peluang dan Pelestarian Budaya
Maria tidak hanya melihat bisnisnya sebagai usaha mencari keuntungan, tetapi juga sebagai cara untuk melestarikan budaya lokal. Wadi yang diproduksinya menjadi pengingat akan kearifan masyarakat Dayak dalam mengawetkan makanan secara alami, tanpa bahan pengawet kimia.
"Saya ingin generasi muda, khususnya perempuan, tahu bahwa kita bisa memulai bisnis dari hal sederhana, bahkan dari rumah. Yang penting konsisten dan mau belajar," pesan Maria.
Melangkah Lebih Jauh
Dengan terus memperluas jaringan reseller di beberapa kabupaten di Kalimantan Tengah, Maria yakin usaha wadi ini bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak orang. Baginya, kesuksesan bukan hanya soal omset, tapi juga bagaimana bisa menginspirasi orang lain untuk lebih mencintai produk lokal dan budaya Indonesia.
RH
Berita Utama
-
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
Diskominfo Palangka Raya Klarifikasi Selisih Data Belanja Kerja Sama Media TA 2026
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya memberikan klarifikasi resmi terkait . . .
-
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan Sejauh 3,4 Kilometer
KAPUAS HULU, POTRETKALTENG.COM – Operasi pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, akhirnya membuahkan . . .
-
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
Kasus Penganiayaan di Depan Salon Terungkap, Polisi Amankan Pria 42 Tahun di Kalsel
KUALA KAPUAS, POTRETKALTENG.COM – Jajaran Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas bersama Polsek Selat dan Polsek Banjarmasin Selatan berhasil mengamankan seorang pria . . .
-
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
Pertamina Naikkan Harga Pertamax di Kalteng Jadi Rp16.950 per Liter, BBM Lain Tetap
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM — PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) per Rabu, 10 . . .
-
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
Wakil Bupati Barito Timur Dorong Kepala Desa Implementasikan Hasil Rakerda APDESI Kalteng
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, mendorong seluruh kepala desa (kades) di wilayahnya untuk segera mengimplementasikan . . .

















