- Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
- Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
- Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
- Aksi Solidaritas Andri Yunus di DPRD Kalteng Ricuh, Massa Lanjut ke Kodam
- Kejar WTP Lagi, Pemprov Kalteng Serahkan LKPD 2025 ke BPK
- Gubernur Agustiar Sabran Tegas! Bank Kalteng Diminta Maksimalkan Layanan dan Kawal KHBS
- Bupati Kapuas Salurkan Bantuan Senilai Rp30 Juta per Rumah untuk Korban Kebakaran Lawang Kamah
- Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
- Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
- Prestasi Membanggakan, Frengki Setya Praja S.H., M.H Bawa SI DEHES Juara 1 Inovasi Daerah Palangka R
Covid-19 Dan Dampaknya Terhadap Pendidikan Di Indonesia
Oleh : Fheby Angelasari Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya

Potretkalteng.com – Palangka Raya – Opini. Coronavirus disease atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Virus ini pertama kali dideteksi kemunculannya di Wuhan, Hubei, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019. Pada tanggal 11 Maret 2020 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan coronavirus disease (covid-19) sebagai pandemi dunia. Pandemi covid-19 ini tidak hanya berdampak pada bidang kesehatan saja tetapi juga berdampak terhadap bidang politik, ekonomi maupun pendidikan. Pemerintah Indonesia sendiri dalam menghadapi pandemi covid-19 ini banyak mengeluarkan kebijakan dalam rangka mencegah penularannya dengan dikeluarkannya kebijakan social distancing atau physical distancing. Kebijakan ini membuat adanya pembatasan sosial baik berskala nasional maupun daerah.
Kebijakan pembatasan sosial ini berdampak pada kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, pembatasan kegiatan diluar ini membuat proses belajar mengajar di sekolah diliburkan dan adanya peralihan cara pembelajaran dari pertemuan tatap muka (PTM) di kelas menjadi pertemuan secara daring melalui media seperti zoom, classroom maupun google meet dari rumah masing-masing supaya proses pendidikan tetap berlangsung di era pandemi saat ini. Penggunaan teknologi ini tentu saja memiliki dampak positif maupun negatif bagi keadaan pendidikan di Indonesia minimnya penguasaan teknologi di era modern seperti saat ini juga mempengaruhi proses pembelajaran, terbatasnya akses siswa serta sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran secara daring ini adalah dampak negatif yang harus para siswa rasakan. Keterbatasan pemahaman dan juga penyampaian pun membuat proses belajar mengajar secara daring ini dinilai kurang efektif oleh sebagian orang.
Di beberapa daerah, proses belajar mengajar secara daring ini terkendala oleh jaringan atau akses internet karena masih banyak wilayah di Indonesia yang belum memiliki jangkauan jaringan untuk mengakses internet. Di berbagai media masa juga sering dikabarkan bahwa ada beberapa bahkan banyak sekali siswa yang harus menempuh jarak yang cukup jauh hanya untuk mengikuti proses pembelajaran secara daring ini. Tidak hanya berdampak negatif penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan saat ini juga memiliki dampak positif dimana penggunaan teknologi ini membuat para siswa menjadi lebih kreatif dalam mengembangkan ilmu yang mereka dapatkan serta meningkatkan kesadaran untuk lebih menguasai kemajuan teknologi yang ada saat ini.
Baca Lainnya :
- Debit Air Hujan Yang Tinggi, Kota Palangka Raya Terendam Banjir0
- Eksistensi Minuman Khas Batak (Tuak) Menyebar Luas Di Nusantara Termasuk Kota Cantik Palangkaraya0
- Kelabui Petugas, IRT Asal Manuhing Simpan Narkotika di Alat Vitalnya0
- Pembahasan mengenai Perlindungan Hukum bagi Korban penipuan media elektronik0
- Pemprov Kalteng Catatkan Rekor Muri Tradisi Mangenta Terbanyak0
Meskipun dengan berbagai tantangan dan hambatan dalam era perkembangan teknologi saat ini, pembelajaran daring ditengah pandemi covid-19 ini membuat para siswa menjadi siap terhadap perkembangan teknologi yang ada dan mampu menguasainya. Para siswa juga diharapkan mampu terus beradaptasi dengan metode pembelajaran yang ada dan dapat memberikan masa depan pendidikan yang inklusif bagi Indonesia. Selain itu, penanganan dan pencegahan covid-19 pun juga terus dilakukan supaya Indonesia terbebas dari pandemi ini.(red)
Berita Utama
-
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
Viral di Media Sosial, Sosok Demonstran di Kejati Kalteng Disebut Mirip Ammar Zoni
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Jagat maya, khususnya platform Facebook, tengah diramaikan oleh unggahan foto dan video seorang demonstran yang melakukan aksi di . . .
-
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
Kritisi Pembinaan Olahraga, Gabungan Organisasi Kepemudaan Kotim Desak DPRD Gelar RDP dengan Dispora
SAMPIT, POTRETKALTENG.COM-Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan sikap tegas terkait kondisi pembinaan atlet di daerah . . .
-
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
Darurat Demokrasi Kalteng! Ketua DPRD & Pangdam Kompak Bungkam, Mahasiswa Tuntut Transparansi Hukum
PALANGKA RAYA – Aliansi Reformasi Militer Indonesia menggelar aksi demonstrasi di dua titik strategis, yakni Kantor DPRD Kalimantan Tengah dan lingkungan KODAM . . .
-
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
Bupati Bartim ke Peserta Latsar: Jaga Integritas dan Targetkan Kelulusan Mutlak
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mencetak SDM aparatur yang unggul ditunjukkan langsung oleh Bupati M. Yamin. Di . . .
-
Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
Manipulasi Sistem IT dan Reset Password, Eks Asisten Card Center BPD Kalteng Terancam Hukuman Berat
PALANGKA RAYA, POTRETKALTENG- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya menggelar sidang lanjutan kasus tindak pidana perbankan yang menjerat Riky, seorang mantan . . .

















